Masjid Muthmainnah kel. Lubuk Durian adalah masjid terbesar
di antara masjid yang lain yang ada di sekitar kelurahan Lubuk Durian itu
sendiri. Aktifitas di masjid ini sendiri hampir sama saja dengan masjid yang
berada di sekitar daerah Lubuk Durian ini sendiri. Terdapat perkumpulan Ibu-ibu
pengajian yang mengisi kegiatan di masjid
ini pada setiap hari jumat pukul 13.00 WIB hingga selesai. Terdapat pula
organisasi RISMA yang diketuai dan di jalannkan oleh remaja-remaja Lubuk Durian
itu sendiri.
Sejarah Kelurahan Lubuk Durian
Sebelum zaman kemerdekaan, Lubuk Durian bernama Lubuk Kuto.Lubuk Kuto terletak di aliran air palik yang merupakan tempat pemandian umum masyarakat pada zaman itu. Lubuk Kuto sekarang terletak di bawah jembatan air palik yang tidak jauh dari lokasi kantor kelurahan sekarang. Sementara itu dibelakang desa terdapat pemandian umum yang diberi nama Lubuk Unen, Lubuk Unen ini terletak tidak jauh dari Lubuk Kuto. Pada zaman itu pohon Durian sangtlah banyak terdapat pada bantaran sungai air palik, sehingga pada musim buah durian banyak durian yang jatuh kedalam sungai air palik dan tersangkut di tempat pemandian umum yang bernama Lubuk Unen. Buah durian ini diambil oleh masyarakat pada pagi hari dan sore hari bersamaan dengan waktu mandi masyarakat. Dari kondisi ini Lubuk Unen di ganti nama dengan nama Lubuk Durian.


Komentar
Posting Komentar